Sakit.
Sejak pagi kemarin, kepala saya pusing terus. Hal ini berlangsung sampai siang. Sialnya, pusing saya hilang, gantian ingus cair keluar dari hidung saya, seperti kran air. Ia mengucur seakan-akan prajurit yang keluar dari hutan setelah memenangkan perang gerilya selama sehari semalam suntuk. Tidak berhenti sampai di situ, badan saya mulai lemas, kepala ikut-ikutan terasa nyeri. Tidur pun tidak menolong. Hanya tambah sakit saja. Saya mengomel sekencang-kencangnya--di dalam hati. Duh anjing, jatah sakit tahunan saya kok musti datang sekarang sih.
Jatah sakit ini, sudah lama saya perhatikan rimanya. Setiap tahun, saya pasti sakit minimal sekali--dan biasanya hanya sekali. Penyakitnya sih enteng. Kalau bukan flu, pilek, batuk-batuk, demam, atau gabungan semuanya. Kali ini, cukup pilek saja ya. Semoga.
Obat yang saya minum setiap jatah sakit tahunan datang, apa pun penyakitnya, hanyalah Imboost dan Susu Beruang tok. Tok dan I tell you, ya, hal ini selalu berhasil. Barang 2-5 hari, saya akan kembali bugar seperti biasanya. Makanya, kalau saya ditawari obat lain, saya biasanya menolak. Menolak karena saya terlalu terbiasa sama kedua benda itu.
Terbiasa.
Comments
Post a Comment